Tumbuh-tumbuhlah anakku

Saat engkau tertidurKupandangi wajahmuMasih ingin kumendekapmuMasih ingin kumenciummuTak pernah kusadari

Waktu cepat berlaluKini engkau menjadi besarKini engkaulah harapanku
Tumbuh-tumbuhlah anakkuRaihlah cita-citamuJangan pernah engkau ragu, SayangDoaku selalu bersamamumembuat aman dihidupmuSelamanya

Lirik lagu dari divanya Indonesia, Vina Panduwinata yang berjudul anakku.  Berasa melted banget.  Sedikit sekali lirik lagunya, tapi dalem rasanya.  Disaat anak sedang tidur, bener-bener terasa kalo anak-anak itu semakin bertumbuh.  Saat beberapa waktu yang lalu, beberapa hari yang lalu, bulan, tahun mereka masih di dalam rahimku, hingga mereka lahir baru bisa menangis kencang, tengkurep, merangkak, berjalan, berlari, melompat, bicara sepatah dan pada akhirnya celotehan tanpa henti di sekitar kita, tangisan sesaat untuk meminta perhatian, hingga banyolan yang terlihat tak ada artinya namun membuat kita tergelak karena tertawanya yang renyah, akan berlalu dengan sendirinya.  Masa yang tidak dapat diulang, masa yang hanya bisa dilalui sekali. Aakhh.... tiba-tiba saja air mata meleleh diujung mataku.

Umi bukanlah wanita yang sempurna, bukan pula wanita yang mengerti dan tahu tentang apa saja, namun kalian selalu membuat umi sangat berarti.  Kalian yang selalu bertanya pertama kali ke umi, bercerita apapun dari remeh temeh hingga sesuatu yang akhirnya sama-sama kita cari jawabannya.  Umi yang kalian panggil, bahkan saat umi hanya berlari sebentar ke kamar mandi untuk berbasuh.  Masakan umi yang kurang bumbupun masih kalian puji.  Sepertinya umilah yang paling hebat dimata kalian...

Jadilah anak umi yang sholeh-sholeha,  Anak yang selalu ingat Allah ada di mana-mana.  Yang bisa hidup dengan kaki sendiri, dan membawa kita bersama berkumpul di surga, aamiinn...

Rasa sayang umi tidak akan pernah terhapuskan.  Doa umi selalu bersama kalian, anak-anakku.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

DIY: Kaleng/Ember Cat Bekas Menjadi Kursi

Anak Demam, Berapa Dosis Parasetamol yang Sebaiknya Diberikan?

Ketika Tayo Mengalahkan Emak-Emak