Hari ini sama seperti hari -hari sebelumnya.  Di rumah saja dalam menghadapi pendemi virus Corona yang menghantam banyak negara di Dunia termasuk negara Indonesia menjadikan keseharian membosankan? Hmm... ya sedikit! Mungkin karena saya dan duo bocah yang mulai besar, membuat hari-hari diisi dengan perjalanan yang seringkali 'semau gue' membuat lebih banyak cerita dibandingkan melakukan kegiatan di dalam rumah yang itupun kadang-kadang lebih banyak accidentalnya ketimbang direncanakan.

Memang sih...biasanya yang tidak terencana menjadi lebih seru dan bikin puas.  Mungkin jadi ga mesti mikir goal yang mau dicapai, malahan hasilnya bisa  diluar ekspektasi mamak, tapi kan... *Alasan menghibur, wkwkwk...

Setelah sekian purnama tidak menuliskan kegiatan duo bocah diluar rutinitas hariannya di agenda mereka, Akhirnya saya memutuskan untuk bercerita di sini saja karena hari ini sayapun ikut terlibat dari awal hingga akhir dan berhasil membuat saya bahagia😁

Bahagia? Lagi wabah begini kok bisa bahagia sih? Mau tertawa di atas penderitaan orang banyak? Yaa gaklah! Jujur saya termasuk manusia parno dengan yang namanya virus.  Setiap ingat masa itu, selalu tergambar jelas, dan akkhh...bohong kalo gak bikin saya menangis bombay.  Sementara saat itu kejadiannya mendadak, gak paham juga virus apa yang dimaksudkan dengan dokter. Berbeda kenyataannya dengan sekarang.  Justru saat ini nama virusnya, hingga dampaknya sudah banyak dirasakan oleh orang banyak *feeling blue😢, jelas menjadikan saya aware dan curious.

Corona disebutlah begitu namanya yang menganggu kemashalatan manusia di dunia.  Secara umum pengertian Virus Corona atau severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2) adalah virus yang menyerang sistem pernapasan. Penyakit karena infeksi virus ini disebut juga COVID-19. Virus Corona dapat menyebabkan gangguan pada sistem pernapasan, pneumonia akut, sampai kematian.

 3 gejala umum yang bisa menandakan seseorang terinfeksi virus Corona, yaitu:
  • Demam (suhu tubuh di atas 38 derajat Celcius)
  • Batuk
  • Sesak napas
Salah satu hal yang penting dalam mengatasi virus ini adalah diperlukannya daya tahan tubuh kuat.  Pola hidup sehat, bersih dengan salah satu cara mencuci tangan yang benar, termasuk olahraga dan asupan makan seimbang demi mencapai imunitas baik.

Berusaha memilah berita yang benar, membaca dan menerapkan edukasi dari para ahli, merupakan salah satu ikhtiar saya dan keluarga, namun nyatanya keparnoan saya masih muncul disaat dilema suami yang masih tetap keluar untuk bekerja dan bertemu banyak orang di kantor ataupun di tempat umum, sementara saya tetap harus belanja demi kebutuhan perut dengan kecemasan pemandangan para pedagang yang terlihat santuy dan saya tidak tahu apakah mereka mau mengedukasi dirinya demi tidak menjadi perantara menularnya virus tersebut diantara interaksinya dengan beragam orang melebihi interaksi saya yang bisa dihitung dengan jari semenjak dirumah saja.

Dengan kalimat pengantar yang panjang, inilah kegiatan ala duo bocah yang semoga dapat menginspirasi kegiatan saat dirumah dengan harapan dapat menyehatkan jiwa dan raga diantara wabah penyakit fisik hingga kecemasan berlebihan yang bisa saja membuat hati sedih berefek imunitas menurun.  *Semoga kita semua diberi kesehatan dan kekuatan melalui wabah Corona, aamiinn...


This is it! Pukul dan hilangkan kemarahan dengan balon.


Permainan - herlyaa.com
Sehat jiwa raga dengan balon

Tidak ada rencana ekstra diluar rutinitas hari ini yang telah dijadwalkan setelah resmi melakukan aktifitas di Rumah saja.  Terjadi begitu saja.  Setelah senam pagi, duo bocah beristirahat sejenak sambil ngebongkar perlengkapan amunisi kreatifitas dadakan di lemari.  Abang menemukan beberapa balon dan kemudian meniupnya dengan semangat.  Kemudian melepaskan hingga melaju bagaikan roket, sementara adeknya mangambil satu dan mengisinya dengan berbagai bahan bumbu dapur, termasuk air.  Hal ini pernah dilakukan.  Namun di saat ini saya justru menemukan sesuatu hal yang berbeda.  Meminta adek mengisi air seperti yang dilakukan sebelumnya ke dalam balon, dan meminta Abang meniupnya dengan semangat.  Rupanya Abang merasa lebih sulit meniup balon tersebut sementara adek ingin mencoba hal yang dilakukan abangnya.

Permainan2 - herlyaa.com
Berbagi tugas

Awalnya saya hanya ingin mengajak mereka bekerja sama menghasilkan sesuatu bersama.  Menggabungkan aktifitas bersama sekaligus membuat perhatian saya tidak terlalu terpecah.

Nyatanya adek kesulitan meniup balon tersebut, balon terjatuh dan membuat air tumpah kemana-kemana.   Di sanalah ide baru muncul, kami bermain lempar balon berisi air.  Abang cukup berani, sementara adek cemas menangkapnya, hingga balon jatuh dan pecah.  Abang pun memberi ide menggantung bola di tali.  Harapannya balon dilempar perlahan oleh abang dan ditangkap adek.  Jika adek lari, balon tidak akan jatuh dan pecah.


Namun karena sudah ada beberapa balon yang dibuat, saya dan Abang mengikatnya di sepanjang tali dan memindahkan areanya agar muat lebih banyak.  Sementara adek hanya berkeliling karena belum bisa membantu.

Tapi...adek menemukan sesuatu di pinggir halaman.  Dan inilah yang dikerjakannya.

Perhatikan muka usilnya🤭 Kebiasaan menenteng smartphone kemanapun, membuat saya mampu mengabadikan tingkah menggemaskan anak-anak💕

Adek mencoba memukul balon! Ahaaa...., Permainan dimulai😄 Sekalian saja saya katakan, "Ga pa-pa pukul aja..., Pecahin sekalian"

Adek bersemangat dan abang juga tak kalah untuk mencoba.  Inilah keseruan yang dilakukan.


Bukan hanya anak-anak, sayapun ikut merasakan keseruan tersebut. Lihatlah ekspresi mereka, lucu ketika pukulan tersebut tidak mengenai balon. Rasa kesal pun terbuang sambil memukul balon, emosi negatif terlampiaskan, Rasa bangga berhasil memecahkan balon, dan keringat akibat bergerak keluar membuat badan menjadi lebih segar dan bersemangat dibandingkan hanya duduk diam di dalam rumah.  Kami tertawa bersama, cukup membahagiakan bermain bersama dihalaman rumah.  Entahlah besok kami main apa lagi, setiap permainan yang dilakukan dimasa sekarang tetap mengikuti aturan pemerintah untuk 'sosial distance', semoga kami sehat jiwa dan raga.  Begitupun teman-teman semua, InsyaAllah...aamiinn.

----

Tips dalam permainan ini :
1. Tetap memperhatikan kaidah keamanan, bergantian saat akan memukul balon dan jaga jarak antara satu anak dengan lainnya agar tidak terkena tongkat
2. Isi balon dengan air lebih banyak dan tiup lebih besar jika ingin balon lebih mudah pecah
3. Anak-anak bisa diajak berteriak hingga mengungkapkan hal-hal yang membuatnya kesal.   Alihkan emosi negatif saat memukul balon
4. Tidak menghakimi saat anak tidak berhasil atau justru tongkat tidak mengenai balon, namun permainan ini dapat melatih perhatian dan ketepatan tangan mengarahkan tongkat ke balon
Apapun itu, lakukan dengan senang hati dan bahagia. @herlyaa
 5. Yang terpenting setelah bermain tidak lupa mengajak mereka merapikan kembali

Semoga bermanfaat ^^




*With LOVE,

@her.lyaa